Breaking News
Loading...

Apa itu beat, monoural beat, bineural beat, isochronic tones


Ada tiga teknologi suara yang digunakan dalam brainwave entrainment, yaitu: binaural beats, monaural beats dan
isochronic tones. Semuanya efektif dan sudah terbukti secara ilmiah, namun masing-masing punya cara kerja yang
berbeda. Setiap teknologi suara juga punya kelebihan dan kelemahan tersendiri
Stimulasi Gelombang Otak (Brainwave) bisa di lakukan dengan dua metode yang lebih populer, yaitu Binaural Beat dan Monaural Beat.
Kedua metode, baik Binaural dan Monaural sangat populer untuk Terapi Gelombang Otak. Namun sebagian pengguna lainnya lebih memilih Binaural, karena pemahaman mereka Binaural Beat adalah kata lain untuk Terapi Gelombang Otak. Kita harus menjelaskan bahwa ada banyak teknik terapi Gelombang Otak (Brainwave) lainnya selain Binaural Beat, termasuk satu yang melibatkan nada murni, yang disebut Monaural Beat. 
OK,.. slowdown aja jgan tegang sob....kita mulai satu² ya...

Beats
Beats adalah suara/alunan musik yang anda dengarkan oleh telinga baik itu untuk terapi, dsb...
Penjumlahan gelombang yang di dengarkan kedua telinga adalah sebagai berikut : 200 Hz - 180 Hz = 20 Hz. Nada gelombang yang naik turun pada kisaran 200 Hz di namakan offset/nada yang lebih tinggi, nada gelombang yang naik turun pada kisaran 180 Hz di namakan carrier/nada yang lebih rendah. Hasil dari penjumlahan kedua nada gelombang offset dan carrier yaitu  nada gelombang yang naik turun pada kisaran 20 Hz (lihat ilustrasi gambar waveform sum di bawah!)
Dalam modulasi Terapi Gelombang Otak (Brainwave) Binaural Beats harus memperhatikan carrier dan offset ini. Audio Gelombang Otak (Brainwave) yang di gunakan untuk menstimulasi otak harus memperhatikan keterpautan antara nada gelombang tertinggi dan nada gelombang terendah. Perbedaan nada gelombang tertinggi dan terendah tidak boleh lebih dari 25 Hz. Otak mempunyai kekuatan terbatas untuk membedakan dua suara gelombang yang di tangkap telinga. Jika perbedaan antara dua gelombang melebihi 25 Hz, otak akan menanggapnya bahwa kedua gelombang adalah sama, jadi efek yang di harapkan dari terapi Gelombang Otak (Brainwave) dengan modulasi Binaural beats tidak terjadi.
Adapun dalam terapi Gelombang Otak (Brainwave) Monaural beats gelombang yang di dengarkan otak kiri dan kanan adalah sama atau gelombang tunggal, sehingga tidak memerlukan headphone untuk mendengarkannya dan juga tidak ada istilah carrier dan offset.
Monoural Beat
Monaural Beat tidak memerlukan otak untuk memproses kembali frekwensi yang di terimanya. Monaural Beat tidak diproses oleh otak, sehingga Monaural Beat tidak mengalami keterbatasan seperti Binaural Beat. Monaural Beat diproduksi di hampir setiap frekuensi (bahkan di luar 900 Hz) dan juga dapat dirasakan jika kedua gelombang yang di terima otak dipisahkan oleh lebih dari 25 Hz.
metode ini tidak memerlukan otak untuk memproses gelombang yang masuk. Monaural beat adalah Terapi Gelombang
Otak dengan nada tunggal. Sehingga tidak memerlukan headphone. Dari itu kebanyakan pemakai Musik terapi
gelombang Otak menyukai Monaural Beat karena lebih praktis, untuk mendengarkannya.
Monaural beat adalah Terapi Gelombang Otak dengan nada tunggal. Gelombang yang di tangkap telinga kiri dan kanan adalah sama frekwensinya. Sehingga tidak memerlukan headphone. Dari itu kebanyakan pemakai Musik terapi gelombang Otak menyukai Monaural Beat karena lebih praktis, untuk mendengarkannya.
Namun, Monaural Beat memiliki beberapa kelemahan, yaitu:

  • Pertama, agar Monaural Beat tetap bisa mempertahankan efek penuhnya, nada harus memiliki amplitudo sama.
  • Kedua, agar Monaural Beat dapat menstimulasi otak secara signifikan, Monaural Beat harus berada pada volume yang cukup keras bagi pendengar untuk bisa menangkap modulasi yang seharusnya..
Meski adanya keterbatasan, Monaural Beat sangat efektif dalam menstimulasi otak dan memiliki keuntungan tambahan yaitu jika di gunakan dengan headphone mempunyai kesamaan seperti efek hipnotis dari Binaural Beat. 
Bineural beat
Binaural beats atau nada Binaural adalah artefak proses pendengaran, atau persepsi yang timbul di otak untuk rangsangan fisik tertentu. Pada awalnya, Binaural Beat  dianggap bentuk lain dari Monaural Beat, namun pada penelitian lebih lanjut, ditemukan bahwa Binaural Beat sebenarnya dihasilkan dalam otak itu sendiri. Karena Binaural Beat menyebabkan otak harus memproses ulang nada, Binaural Beat sama sekali berbeda dari Monaural Beat. Untuk menghasilkan Binaural Beat, otak harus mendeteksi sudut fase antara dua nada. Sayangnya, otak tidak baik pada hubungan mendeteksi fase pada frekuensi yang lebih tinggi dari 900hz, sehingga pada frekuensi yang lebih tinggi dari 900hz, Binaural Beat tidak terlihat.
Binaural Beat juga memerlukan keterpautan antara dua gelombang tidak lebih dari 25hz. Tidak seperti Monaural Beat, Beat Binaural akan mempertahankan efek penuh bahkan jika dua nada yang dengan amplitudo yang berbeda.
Sayangnya, hasil Binaural Beat menimbulkan potensi yang sangat kecil dalam korteks otak, yang merupakan bagian dari otak yang bertanggung jawab untuk menstimulasi otak. Namun, Binaural Beat memiliki beberapa keuntungan. Karena mengharuskan kedua belahan otak bekerja, Binaural Beat juga dapat menimbulkan efek, gelombang yang di tangkap disinkronkan ke seluruh otak. Banyak spesies yang berevolusi, mampu untuk mendeteksi Binaural Beat karena struktur otak mereka.
Perbedaan ini yang memungkinkan gelombang di bawah 1000 Hz dapat terdengar.
Hasil yang optimal Binaural Beat adalah dengan menggunakan carrier 440 Hz.
Gunakan Binaural Beat yang perbedaan kedua nadanya di bawah 25 Hz, sehingga nada tidak akan bercampur. Jika perbedaan kedua nada di atas 25 Hz, di kawairkan otak akan tidak mampu membedakan, sehingga gelombang di anggap tunggal oleh otak.  
Jika aturan-aturan di atas sudah di terapkan, maka otak akan mampu menghasilkan Binaural Beat dengan sempurna. Binaural Beat dapat memberikan nada yang berbeda pada setiap telinga. Nada-nada tersebut kemudian dikombinasikan didalam otak menjadi ketukan/"beat". Dan otak Anda akan mensinkronisasi dengan ritme tersebut. Oleh karenanya, Binaural Beat memerlukan headphone untuk mendengarkannya. Binaural Beat memerlukan otak untuk memproses kembali frekwensi yang di terimanya.

Isochronic tones
Isochronic Tones merupakan teknologi brainwave entrainment paling baru.
Dalam isochronic tones, hanya ada satu gelombang suara yang dipancarkan dengan cara memunculkan satu nada dan diberi jeda kondisi hening, kemudian muncul nada lagi, hening lagi, muncul nada lagi dan seterusnya.  Kelebihan Isochronic Tones:
Bisa menstimulasi kedua belahan otak kanan dan kiri sekaligus,
Kelebihan Isochronic Tones:
  • Bisa didengarkan dengan headphone atau tanpa headphone.
  • Paling cepat hasilnya dalam menstimulasi otak dibanding teknologi suara lainnya.
  • Bisa menstimulasi kedua belahan otak kanan dan kiri sekaligus,
  • Bisa juga hanya menstimulasi salah satu bagian otak saja untuk keperluan khusus.
Kekurangan Isochronic tones:
  • Bisa ditambahkan background noise atau musik pengiring, tapi kualitasnya berkurang
  • Tidak bisa menstimulasi otak untuk menghasilkan frekuensi dibawah 4Hz
  • Pilihan produknya sangat sedikit karena merupakan teknologi baru.
Misalnya gelombang otak dengan frekuensi 6Hz dan 7,83Hz sama-sama termasuk kategori gelombang theta. Pola gelombang otak adalah sebuah komposisi dari berbagai frekuensi gelombang otak yang terjadi pada otak seseorang. Pola gelombang otak menentukan kondisi mental seseorang. Ada pola gelombang otak untuk tidur, ada pola gelombang otak untuk mimpi, ada pola gelombang otak untuk semangat serta gembira, tapi ada juga pola gelombang otak penderita ADHD, depresi, OCD dan sebagainya.




 
Toggle Footer